Suryanation Motorland Battle (SML) 2019 Memulai Rangkaian Perdananya Di Medan

Suryanation Motorland Battle (SML) 2019 Memulai Rangkaian Perdananya Di Medan

Suryanation Motorland Battle (SML) 2019 mengawali rangkaian perdananya di Medan, Sumatra Utara akhir pekan (20/7). Kota ini dipilih berdasarkan antusiasme yang tinggi, baik berasal dari peserta maupun pengunjung tahun lalu. Penyelenggara juga optimis gelaran lebih meriah, terutama hadirnya kelas baru.

Suryanation Motorland Battle (SML) 2019 Memulai Rangkaian Perdananya Di Medan

Gelaran Suryanation Motorland di Medan selalu mendapat sambutan yang terlalu baik berasal dari pengagum custom dan roda dua. Kami meminta kali ini mampu taruhan bola melihat kembali karya paling baik berasal dari builder Medan,” Ujar Rizky Dwianto, Suryanation Motorland Committee.

Tahun lalu, Best of The Best Region Medan sukses menjadi milik Saibun Panjaitan bersama motor berbasis CB 100 berkonsep boardtracker. Keberhasilan kian sempurna karena Suryanation Motorland berkesempatan mengajaknya menyambangi Motor Bike Expo di kota Verona, Italia awal 2019 lalu.

Hasrat pelaku custom roda dua Tanah Air untuk menunjukkan kreasinya, kembali diwadahi melalui Suryanation Motorland 2019. Apalagi, terhadap ajang kelima ini para builder tak hanya mendapatkan ruang, melainkan fasilitas yang lebih beragam untuk berkarya. Selain mengusung tema baru “Insipiration to Action”, tahun ini juga ada dua kategori baru, di bawah 250 cc (U250cc) dan di atas 250cc (A250cc

Kelas itu sekaligus meramaikan kuantitas kategori yang udah dibuka oleh Suryanation Motorland sebelumnya. Seperti Kelas Chopper / Bobber U250cc, Scrambler / Tracker U250cc, Cafe Racer U250cc, Street Cub / Choppy Cub U250cc, Sport FFA, Chopper / Bobber A250cc, Scrambler / Tracker A250cc dan Free For All (FFA). Selain itu, ada pula Exhibition Class yang terbagi menjadi Classic Bikes, Classic Scooter, Matic Custom, Moto-Art (Pinstripe dan Lettering), Best American V Twin, Best Mini Bike, Best Painting dan Recognition Awards (Suryanation Committee Pick, Media Pick dan Judges Pick).

Tambahan kategori ini, sadar memicu dewan juri kebingungan kian repot. Tapi, rasanya para ekspertis custom, Veroland (Kickass Choppers – Jakarta) dan Dodi Irhas (Dodi Chrome Cycles – Jakarta), mampu pilih karya terbaik. Apalagi, tahun ini hasil kerja keras para peserta juga dinilai langsung oleh juri internasional, Samuele perwakilan Abnormal Cycles asal Italia.

Samuele menjadi salah satu berasal dari lima juri internasional yang dihadirkan oleh Suryanation Motorland di tiap tiap kota pelaksanaan Suryanation Motorland Battle. Ia merupakan pemilik sekaligus builder Abnormal Cycles yang berasal berasal dari Milan.

Abnormal Cycles dikenal sebagai workshop yang banyak mengerjakan motor custom, mengandalkan mesin-mesin lawas baik buatan Eropa atau Amerika Serikat. Salah satu karyanya, Harley-Davidson yang sukses mendapat juara pertama kelas Modified Harley-Davidson di ajang AMD World Championship 2010.

Kembali ke event, banyak booth-booth menarik disajikan untuk pengunjung. Booth artworkers, menampilkan booth berasal dari Freeflow, Never Too Lavish dan Petrichor Tattoo. Pengunjung yang singgah juga mampu melihat lebih dari satu tenant di wilayah acara. Sebut saja Tigrehood, Von Dutch, Wall of Fades dan juga booth produsen motor seperti Royal Enfield, Kawasaki dan Ducati. Sajian itu mampu dilihat di putaran pertama yang berjalan di Lapangan Benteng, Kota Medan.

Rangkaian kesibukan juga di awali bersama kesibukan Suryanation Ride. Sebuah kesibukan riding berasal dari Kota Medan-Pematang Siantar-Sidikalang dan kembali ke kota Medan. Rombongan Suryanation Ride beranggotakan Bucek, Ucup Lawless, Melky Bajay dan Ade Habibie. Mereka sekaligus mengeksplorasi keindahan alam di wilayah Sumatra Utara dan berjumpa bersama komunitas lokal untuk menyebabkan mereka ke acara Suryanation Motorland Battle.

“Kami meminta Kedatangan Suryanation Motorland di Medan menjadi ajang yang bergengsi bagi pengagum custom dan roda dua di wilayah Sumatra bagian Tengah dan Utara, sehingga mereka mampu ada dan menampilkan karya terbaiknya,” tutup Rizky.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *