Sebagai Sponsor Utama (GIIAS) 2019, Astra Financial Membidik Nilai Transaksi Rp 1 tiruliun

Sebagai Sponsor Utama (GIIAS) 2019, Astra Financial Membidik Nilai Transaksi Rp 1 tiruliun

Menjadi sponsor utama dalam gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Astra Financial memasang tujuan pembiayaan memadai tinggi. Selama 10 hari pameran GIIAS 2019, Astra Financial membidik nilai transaksi pembiayaan kredit sebesar Rp 1 tiruliun. Project Director GIIAS 2019 yang terhitung Chief Marketing Officer Retail Business Asuransi Astra Gunawan Salim, mengatakan tujuan yang ditetapkan mirip bersama pencapaian tahun lalu. Hal ini gara-gara suasana pasar otomotif yang masih lesu pada saat ini.

Sebagai Sponsor Utama (GIIAS) 2019, Astra Financial Membidik Nilai Transaksi Rp 1 tiruliun

“Kondisi ekonomi lagi lesu, energi belu masyarakat turun. Apalagi tahun ini terhitung merupakan tahun politik yang berdampak pada menurunnya penjualan otomotif,” kata Gunawan di sela-sela pameran GIIAS 2019, Sabtu (20/7/2019). Menurut Gunawan, tujuan pembiayaan sebesar Rp 1 triliun tersebut berasal dari kurang lebih 4.500 aplikasi pengajuan kredit yang terjadi selama pameran berlangsung.Taruhan Bola Meski tak mematok tujuan yang besar, tetapi dia mengaku kaget pada keramaian yang terjadi di GIIAS sejak awal pameran dimulai.

Animo masyarakat memadai tinggi, apalagi diakui lebih banyak dibandingkan tahun di awalnya pada periode yang sama. Hal ini dibuktikan bersama adanya enam aplikasi pengajuan pada hari pertama, saat tahun lantas sembilan booth Astra sangat kosong. “Bukan cuma di Astra Financial saja, di booth ATPM terhitung telah meningkat, misal di Daiahtsu yang pada hari pertama telah 19 surat pemesanan kendaraan (SPK). Hal ini barangkali gara-gara selama ini customer mencegah diri untuk membeli mobil. Kita semua menghendaki ini berlanjut membaik di semester kedua, biarpun perolehan cocok tahun lantas saja telah bagus,” kata dia.

Lebih lanjut Gunawan mengatakan akibat penurunan penjualan otomotif, sangat berdampak besar bagi asuransi Astra. Apalagi, kurang lebih 50 prosen penghasilan asuransi Astra diperoleh dari asuransi kendaraan bermotor, sisanya 30 prosen dari segmen komersial, dan 20 prosen lagi dari kesehatan.

Saat otomotif turun, ternyata kontribusi dari segmen komersial seperti properti dan alat berat, terhitung segmen kesegaran yang tengah naik. Makanya semester satu ini dapat tertutupi dari kenaikan ke-2 segmen itu,” ucap Gunawan. Berdasarkan information Gaikindo, penjualan (wholesales) otomotif di Semester I 2019 atau selama Januari-Juni 2019 sebanyak 481.577 unit atau anjlok 14,99 prosen dibandingkan periode yang mirip tahun lantas yang tercatat 553.773 unit. Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto menilai, tersedia dua faktor penyebab turunnya penjualan otomotif yaitu perkembangan ekonomi tidak seperti yang dikehendaki dan adanya konsentrasi masyarakat ke Pemilu 2019.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *