Harga Anjlog, CEO Bosch Volkmar Denner menginformasikan PHK Untuk Karyawan

Harga Anjlog, CEO Bosch Volkmar Denner menginformasikan PHK Untuk Karyawan

CEO Bosch, Volkmar Denner, menginformasikan bahwa penurunan keinginan kendaraan diesel akan sebabkan pemutusan pertalian kerja (PHK) di perusahaan yang ia pimpin.

Harga Anjlog, CEO Bosch Volkmar Denner menginformasikan PHK Untuk Karyawan

Ia menyebut penurunan penjualan kendaraan bermesin diesel berdampak pada karyawan yang berada di pabrik produksi diesel.Taruhan Bola Denner mengklaim perusahaan sudah mengambil alih cara bersama cara yang bertanggung jawab pada mungkin pemutusan pertalian kerja.

“Pilihan untuk menanggapi keinginan yang menurun termasuk skema pesangon, skema pensiun dini atau kurangi kuantitas karyawan sementara,” kata Denner kepada surat kabar Jerman, Sueddeutsche Zeitung seperti dikutip dari China Daily, Selasa, 6 Agustus 2019.

“Bosch berjuang kala ekonomi sedang turun dan pergolakan di industri otomotif,” kata Denner.

Bosch yang dikenal sebagai pemasok otomotif terbesar dunia berharap keseluruhan penjualan tahun ini sama bersama tahun sebelumnya. “Situasinya, Bosch tidak akan dapat mempertahankan pencapaian yang tinggi pada tahun sebelumnya,” ujar Denner. “Tentu saja kami perlu hadapi keinginan yang tetap menurun.”

Denner menjelaskan bahwa penurunan kinerja Bosch terpengaruh oleh penurunan keinginan mesin diesel, terutama di Eropa dan India. “Jika kami mempekerjakan 10 teman untuk sistem injeksi diesel, tersedia tiga untuk sistem bensin dan hanya satu untuk kendaraan listrik,” kata Denner.

Menurut Denner, 50.000 pekerjaannya di semua dunia bergantung pada mesin diesel, dan lebih dari 15.000 di antaranya berada di Jerman.

Tahun lalu, Bosch sudah memangkas 600 pekerjaan di pabrik produksi diesel Jerman bersama tidak memperbarui kontrak jangka tetap atau mengirim rekanan pada paruh kala pensiun dini.

Denner mengklaim sudah sebabkan perubahan lebih lanjut bergantung pada tren pasar, namun menjelaskan bahwa pasar mobil tetap mengalami penurunan, terutama mobil bersama mesin diesel. “Jauh lebih lemah daripada yang kami semua hiraukan setahun yang lalu,” katanya. “Dan ini bukan berwujud jangka pendek yang dapat diatasi bersama cepat.”

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *